Selasa, 16 Februari 2016

Spesial Untuk Yang Ingin Belajar Fotografi

    Image


    Kursus Fotografi "John Photography School"
    Address: Jl. Siwalankerto Timur No.233, Wonocolo, Kota SBY, Jawa Timur 60236

Cara Saya Menjadi Fotografer "Belajar Otodidak Juga Bisa"

Saat melihat judul di atas, Anda tidak perlu panik. Karena yang dimaksud untuk menjadi fotografer profesional bukanlah tentang formalitas pendidikan, tinggi badan, atau mungkin pengalaman kerja. Lebih tepatnya adalah beberapa keahlian yang perlu dimiliki oleh seorang fotografer profesional. Seperti apa saja saja keahlian tersebut?


Menjadi seorang fotografer profesional Anda tidak hanya harus memahami teknik memotret. Ada beberapa syarat menjadi profesional yang sebenarnya cukup mudah untuk dipelajari. Beberapa keahlian yang harus dimiliki tersebut sangat mendukung profesi dan nantinya bisa memuaskan konsumen yang Anda foto. Untuk lebih jelasnya, mari simak tentang beberapa syarat menjadi fotografi profesional:


Kuasai sebagian besar jenis kamera
Mungkin saja saat acara wedding ada seseorang yang meminta difoto oleh Anda dengan kamera miliknya sendiri. Berutunglah jika kamera tersebut sama dengan seri kamera yang Anda miliki. Namun bagaimana jika berbeda? Beda kamera, beda pula fitur serta tombol atau istilah yang ada. Penguasaan sebagian besar ini sangat berguna dalam kasus seperti ini. Tidak harus membeli banyak kamera.

Miliki wawasan yang luas
Beberapa waktu yang lalu saat tayangan tentang fotografi di sebuah stasiun televisi swasta, tema yang diambil adalah pemotretan wildlife. Fotografer yang menjadi pembimbingnya merupakan fotografer yang sudah berpengalaman dalam genre wildlife. Namun, uniknya selain memotret dan menunjukan gambarnya, ia juga menerangkan spesifikasi hewan-hewan yang ia foto dengan cukup detail, mulai dari nama Latin, jenis spesies, populasi dan habitatnya. Akhirnya selain sebagai fotografer, ia juga terlihat seperti guru biologi.

Mampu berkomunikasi baik dengan orang yang akan difoto
Teknik ini agaknya sangat berguna untuk sesi pemotretan modeling, pre wedding, foto keluarga, atau acara ulang tahun. Anda wajib untuk bisa melakukan komunikasi dengan baik terhadap konsumen. Contohnya saat pemotretan pre wedding Anda harus mampu mengarahkan bagaimana posisi kedua pasangan, bagaimana gaya pose, atau bagaimana cara tersenyum yang pas. Ingat, tidak semua orang terbiasa difoto oleh fotografer profesional. Dan lain halnya jika Anda memotret model yang berpengalaman karena pengarahan tidak terlalu ekstra. Bagaimana pun juga Anda harus membuat konsumen senyaman mungkin di foto. Keahlian ini tidak berlaku pada pemotretan landscape atau wildlife.

Kuasai videografi dasar
Lihatlah pada situs toko online yang menjual kamera DSLR. Hampir semua DSLR keluaran baru telah didukung dengan fitur perekaman yang kualitasnya hampir mendekati Camcoder profesional. Alangkah ‘mubazir’ jika fitur itu tidak digunakan. Sesekali waktu gunakan fitur itu untuk meliput acara pemotretan Anda saat waktu senggang atau setelah memotret. Sebagai contoh setelah Anda selesai memotret acara wedding, Anda bisa merekam acara yang tidak harus lama-lama.
Dalam hal ini tentunya Anda harus menguasai teknik videografi dasar, seperti mengatur fokus, kemampuan kamera dalam menangkap cahaya saat merekam, atau juga bagaimana mengedit beberapa video menjadi satu file sehingga menarik. Lebih baik lagi apabila Anda memberikan satu file video tersebut kepada konsumen Anda sebagai bonus. Hitung-hitung sebagai service ekstra.

Keahlian editing foto
Beberapa fotografer yang sudah tergabung dalam ‘perusahaan’ yang terdapat tim di dalamnya mungkin akan bekerja lebih ringan. Sebagai contoh, Anda bekerja pada studio fotografi sebagai fotografer. Maka saat selesai memotret event pre-wedding Anda tinggal menyerahkan hasil foto kepada tim editing. Ya, itu jika Anda sudah tergabung dalam ‘perusahaan’ fotografi. Namun bagaimana jika belum? Mau tidak mau Anda harus mengerjakan sendiri, mulai dari pemotretan hingga proses editing.
Keahlian editing foto inilah yang sangat penting dan agaknya menjadi ‘wajib’ dimiliki fotografer modern. Bagaimana pun juga pemotretan seperti pre-wedding hampir seluruhnya membutuhkan proses editing agar lebih menarik. Jika belum menguasai Anda tidak harus dituntut untuk kuliah, karena sudah banyak kursus editing foto yang lebih terjangkau. Toh, konsumen tidak akan menanyakan apa lulusan Anda. Jadi keahlian editing menjadi syarat menjadi fotografer yang terutama.

Keahlian desain grafis
Mungkin hal ini masih berhubungan dengan di atas. Jadi selain editing dasar Anda mungkin juga harus menguasai desain grafis. Sering kali setelah memotret fotografer diminta untuk membuat berbagai cetakan seperti banner, spanduk dan lain-lain. Dalam hal ini keahlian desain grafis perlu dimiliki fotografer, dan cukup berguna juga untuk membuat watermark sebagai penanda bahwa itu adalah karya Anda.

Sabtu, 13 Februari 2016

Mengenal Teknik Fotografi






  1. FOTOGRAFI HDR (HIGH DYNAMIC RANGE)

HDR adalah serangkaian teknik yang digunakan dalam bidang fotografi untuk memproduksi sebuah jangkauan cahaya dinamis yang lebih besar dibanding menggunakan teknik fotografi standar. Kamera non-HDR hanya bisa mengambil gambar dengan jangkauan pencahayaan terbatas, hasilnya kurang detail pada area gelap atau terang. Sementara teknik HDR mampu menutupi kekurangan ini dengan mengambil banyak foto pada tingkat pencahayaan berbeda dan menggabungkannya untuk menghasilkan foto dengan jangkauan tone yang lebih luas. Foto HDR dapat diolah di Photoshop atau PhotoMatrix.

  1. FOTOGRAFI HIGH SPEED

Fotografi High Speed pada dasarnya adalah teknik menangkap gambar dengan shutter yang sangat cepat. Shutter speed untuk fotografi high speed jauh lebih cepat, 1/8000 detik. Denganshutter speed yang lebih cepat, fotografer bisa membekukan momen dan menghilangkanblur. Mengambil high speed foto harus menggunakan lensa dengan aperture yang lebar, pencahayaan yang terang atau ketepatan pengaturan ISO. Ditambah lagi kamera harus memiliki sensor yang baik, shutter, dan lampu sorot yang baik.

  1. FOTOGRAFI SOFT FOCUS

Foto soft focus dihasilkan dengan menggunakan kamera khusus yang menciptakan garis lembut di foto sedikit buram dan garis tepi yang tajam. Gaya foto ini sering diibaratkan dengan dreamy atau glamour style yang banyak digunakan untuk fashion atau wedding photography. Ada beberapa kamera modern yang dapat menghasilkan foto soft focus. Atau kamu bisa menggunakan cara yang lebih ekonomis dengan meletakkan lensa soft focus di depan lensa biasa kemudian memberikan efek di photoshop.

  1. FOTOGRAFI INFRARED

IR fotografi adalah seni menangkap cahaya yang tak terlihat, sehingga disebut spektrum warna Infra Red. Saat ini sangat memungkinkan untuk memotret IR menggunakan kamera digital. Untuk menghasilkan foto IR, kamu memerlukan filter IR dan juga tripod. Di sini tripod berfungsi sebagai stabilizer saat memotret dengan menggunakan shutter speed yang lambat dan exposure kecil.


  1. FOTOGRAFI FISHEYE

Fisheye memanfaatkan lensa fisheye dengan pandangan melingkar 180 derajat. Fotografer dapat menghasilkan foto dengan perspektif yang sangat berbeda, baik itu indoor atauoutdoor. Angle yang super lebar dengan titik fokus tertentu mampu memberikan warna berbeda di foto yang dihasilkan.